Cahayamu yang seketika
menghilang
Disaat semua kebahagiaan telah
hilang,kini tinggalah sebuah kenangan. Hanya menjadi cerita antara kita berdua.
Namun ceritaku tak seindah mentari di pagi hari yang hanya bersinar sesaat. Engkau
jadikan hariku lebih baik. Kau berikan kebahagian di awal pertemuan tetapi
seketika kau menghilangkan semuanya.
Mentari di pagi hari begitu indah
ketika terbit,namun dia seakan cepat menghilang. Sama seperti kita yang hanya
indah ketika waktu terbit rasa saling menyayangi,namun semuanya menghilang ketika tiada lagi kesetiaan.
Ketika aku terbangun melihat sang
mentari pagi,rasa gembira mulai menghampiriku.
Sinar terang cahayamu membuat aku bersemangat. Dengan senyuman serta
nikmat yang telah diberikan oleh sang maha kuasa ini akan menjadi bekal untukku
melalui hari ini. Kau yang disana telah menunggu dengan setia dan aku
menghapirimu dengan rasa senang. Namun entah mengapa dirimu mulai berubah
seperti biasanya. Seorang kamu yang dulu menjawab sapaanku kini hanya terdiam
terbisu melihat dan seketika menjauhiku. Aku tak mengira akan terjadi hal
seperti ini,aku hanya berpikir dan berpikir dengan apa yang telah aku perbuat.
Kita telah melaluinya dengan
sesama. Rasa percaya satu sama lain. Aku percaya kamu begitu juga kamu. Dengan
sebuah sifat sederhana yang kita berdua miliki ini,kami dapat bertahan. Tapi
mengapa seketika berubah...





0 comments:
Post a Comment